Pemerintah Perkuat Fondasi Regulasi untuk Transformasi BUMN dan Ekonomi Nasional

oleh -19 Dilihat
oleh

JAKARTA,KLIKSIAR -Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan Wakil Menteri Hukum, Prof. Eddy O.S. Hiariej, pada hari ini, Kamis (11/6).

‎‎Pertemuan tersebut fokus membahas penguatan aspek hukum dan regulasi untuk mendukung berbagai agenda strategis dalam transformasi BUMN dan pembangunan ekonomi nasional.

‎‎ Dony Oskaria menekankan pentingnya landasan hukum yang kuat agar setiap langkah strategis dapat berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.

‎‎ “Transformasi BUMN yang tengah berjalan membutuhkan dukungan regulasi yang kuat agar mampu berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Dony Oskaria.

‎Pembahasan juga menyoroti perlunya harmonisasi kebijakan lintas sektor. Menurutnya, setiap langkah transformasi harus selaras dengan prinsip kepastian hukum, tata kelola yang baik (good corporate governance), serta kebutuhan untuk memperkuat daya saing nasional.

‎‎”Pembahasan turut menekankan pentingnya harmonisasi kebijakan lintas sektor agar setiap langkah transformasi dapat berjalan selaras dengan prinsip kepastian hukum, tata kelola yang baik, serta kebutuhan penguatan daya saing nasional,” tegas Dony.

‎‎Sinergi lintas kementerian dan lembaga ini, termasuk dengan Kementerian Hukum, dinilai krusial untuk membangun kepercayaan investor. Pemerintah, melalui berbagai instrumen kebijakan baru, berupaya memperkuat iklim investasi, memperluas sumber pendanaan pembangunan, serta mendukung percepatan proyek-proyek strategis nasional.

‎‎”Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah terus memastikan agenda transformasi ekonomi memiliki landasan hukum yang kuat, adaptif, dan mampu meningkatkan kepercayaan investor secara berkelanjutan,” ujar Dony Oskaria.

‎‎Pernyataan ini selaras dengan sejumlah agenda Dony Oskaria di hari yang sama. Sebelumnya, ia juga memastikan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan berdampak pada inflasi karena penggunaannya yang terbatas pada kalangan menengah ke atas.

‎‎Selain itu, ia juga memaparkan program restrukturisasi BUMN yang sistematis, dimulai dari pendataan akurat hingga business restructuring, serta menghadirkan 16.500 unit properti BUMN melalui Danantara Housing Expo untuk mempermudah akses kepemilikan rumah bagi masyarakat. (romelt)‎