Pemko Padang Matangkan Sembilan Tatanan Penilaian Kota Sehat

oleh -89 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mematangkan persiapan menghadapi Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2026. Upaya tersebut ditegaskan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor Penyelenggaraan KKS yang digelar di Ruang Rapat Bappeda Kota Padang, Jumat (12/6).

Rapat yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang, dr Srikurnia Yati itu dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu Kota Sehat. Pertemuan tersebut membahas berbagai indikator yang harus dipenuhi dalam rangka mewujudkan Kota Padang sebagai kota yang bersih, nyaman, aman, dan sehat.

Menurut dr Srikurnia Yati, rapat koordinasi menjadi wadah penting untuk mengevaluasi sekaligus menindaklanjuti kesiapan Kota Padang yang bertumpu pada sembilan tatanan penilaian Kota Sehat.

“Alhamdulillah, kita sudah selesai melaksanakan pertemuan koordinasi dengan seluruh OPD terkait. Banyak hal yang memang harus kita tindak lanjuti bersama terkait dengan sembilan tatanan penilaian,” ujarnya.

Ia mengatakan, sejumlah OPD diminta segera melengkapi dokumen bukti (evidence) serta mempercepat pemenuhan indikator di sektor masing-masing.

Pada sektor pendidikan, misalnya, perhatian diarahkan pada pemenuhan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di seluruh jenjang pendidikan serta percepatan realisasi Sekolah Ramah Anak.

Sementara itu, pada sektor infrastruktur dan fasilitas publik, Pemko Padang terus mendorong penyiapan trotoar yang ramah bagi penyandang disabilitas serta mengoptimalkan pelaksanaan program Car Free Day di berbagai kawasan kota.

Di sisi lain, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) juga berkomitmen mewujudkan kawasan permukiman yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Menurut dr Srikurnia, status Kota Sehat tidak akan bisa dicapai apabila hanya mengandalkan satu instansi. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antarlini pemerintah, termasuk dukungan dan kesadaran masyarakat.

“Ini tidak bisa dilaksanakan oleh satu OPD saja, perlu kolaborasi. Selain itu, pemahaman masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga sangat penting untuk mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Sehat, sesuai dengan misi Wali Kota kita,” katanya.

Ia menambahkan, melihat progres dan komitmen yang ditunjukkan sejauh ini, peluang Kota Padang untuk meraih penghargaan tertinggi KKS, yakni Swasti Saba Wistara, sangat terbuka lebar.

Optimisme tersebut didasari kuatnya komitmen Wali Kota Padang, Fadly Amran, keseriusan seluruh kepala OPD, serta aktifnya Forum Kota Sehat Kota Padang yang bergerak hingga tingkat kecamatan, kelurahan, bahkan RT dan RW.

Dengan sisa waktu persiapan yang ada, Pemko Padang bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus bergerak bersama mewujudkan lingkungan kota yang sehat dan berkualitas, sehingga cita-cita meraih Swasti Saba Wistara pada Penilaian Kota Sehat Tahun 2026 dapat terwujud. (*)