Pemko Padang Perkuat Kewaspadaan Dini, Sejumlah Isu Kamtibmas Jadi Perhatian

oleh -107 Dilihat
oleh

PADANG — Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah (TKPKD) Kota Padang.

 

Rakor tersebut digelar di Aula Tuah Sakato Mapolresta Padang, Kamis (10/9/2026), dan dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Wakapolresta Padang AKBP Faidil Rizki, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang Syahendri Barkah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Teddy Antonius, unsur Forkopimda serta stakeholder terkait.

 

Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi untuk memetakan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus menyusun langkah antisipasi agar tidak berkembang menjadi gangguan Kamtibmas.

 

Sejumlah isu menjadi perhatian dalam rakor, di antaranya aktivitas koperasi di kawasan Pelabuhan Teluk Bayur, penyampaian aspirasi masyarakat, perkembangan isu di media sosial, tawuran, balapan liar, kondisi kualitas udara akibat kabut asap, hingga perkembangan penataan Pasar Raya Padang.

 

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan, kewaspadaan dini membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang kuat antarlembaga. Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul harus dapat dikenali sejak awal sehingga penyelesaiannya tidak menunggu hingga persoalan berkembang menjadi konflik.

 

“Kita perlu melihat setiap persoalan secara objektif dan hati-hati. Jangan sampai ada pihak yang merasa didiskriminasi. Yang paling penting bagaimana persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkembang menjadi konflik,” ujar Maigus.

 

Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh unsur terkait dalam melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan kota.

 

“Prinsipnya, kita ingin seluruh persoalan yang ada bisa kita antisipasi bersama. Jangan menunggu sampai terjadi persoalan yang lebih besar, tetapi kita lakukan langkah-langkah sejak dini. Mari kita bersinergi dan berkolaborasi mengantisipasi berbagai persoalan,” katanya.

 

Maigus juga mengharapkan dukungan Forkopimda dan seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga situasi Kota Padang tetap aman, kondusif, dan terkendali.

 

Sementara itu, Wakapolresta Padang AKBP Faidil Rizki menyampaikan bahwa kepolisian bersama pemerintah daerah dan stakeholder terus memantau berbagai perkembangan yang berpotensi memengaruhi Kamtibmas.

 

Menurutnya, langkah preventif terus dilakukan melalui patroli, pemantauan kondisi di lapangan serta koordinasi dengan berbagai pihak.

 

“Kita tidak boleh underestimate terhadap setiap persoalan yang berkembang. Karena itu, kita harus mengantisipasi sejak awal, agar tidak terjadi konflik atau gangguan Kamtibmas di kemudian hari,” kata Faidil.

 

Terkait penyampaian aspirasi masyarakat, Faidil memastikan setiap aspirasi yang masuk menjadi perhatian kepolisian. Ia mengatakan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terus dilakukan agar penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib.

 

“Semua penyampaian aspirasi yang masuk menjadi perhatian kami. Kami berupaya bersama stakeholder agar penyampaian aspirasi tersebut dapat berjalan dengan aman, dan tidak menimbulkan hal-hal di luar keinginan kita yang berkaitan dengan gangguan Kamtibmas,” ujarnya.

 

Melalui rakor tersebut, Pemko Padang bersama unsur Forkopimda dan stakeholder terkait menegaskan pentingnya deteksi dini, komunikasi, serta respons cepat terhadap berbagai dinamika sosial. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas dan kondusivitas Kota Padang di tengah berbagai persoalan yang berkembang.