Prof Widodo Muktiyo Resmi Jadi Rektor UAI: Dari Kominfo ke Kawah Candra Dimuka Intelektual Muslim

oleh -281 Dilihat
oleh

JAKARTA,KLIKSIAR— Langkahnya panjang, jejaknya dalam. Dari ruang kuliah hingga ruang kebijakan, dari Dirjen IKP Kominfo hingga Dewan Pengawas LKBN Antara, kini Prof Widodo Muktiyo menapaki puncak karier akademiknya: dilantik sebagai Rektor Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Senin siang (20/10/2025).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Yayasan Pesantren Islam Al Azhar, Dr. Fuad Bawazier, disaksikan jajaran tokoh pendidikan dan media. Di antaranya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Ketua Dewan Pembina Yayasan Prof Jimly Asshiddiqie, serta Dewan Pengawas LKBN Antara: Kemal Gani, Virghandi, Adrian Tuswandi, dan Direktur Pemberitaan Irfan Junedi.

Prof Widodo bukan nama baru di dunia akademik. Ia telah melewati seleksi ketat oleh para petinggi yayasan, dan kini resmi memimpin kampus Islam ternama yang dikenal sebagai kawah candra dimuka pencetak intelektual muslim Indonesia.

Menteri Abdul Mu’ti tak menutupi kekagumannya. “Sejak dulu beliau sudah layak jadi rektor PTN. Suara tertinggi sudah di tangan, tapi SK tak kunjung turun. Hari ini, sejarah menebusnya,” ujar Mu’ti, menyiratkan kisah panjang yang akhirnya berujung pada pengakuan.

Prof Jimly Asshiddiqie, dalam arahannya, menaruh harapan besar. “Semoga Prof Widodo membawa Al Azhar sesuai makna namanya tempat ilmu, tempat cahaya, tempat kemuliaan,” ucapnya.

Prof Widodo sendiri tak banyak bicara. Tapi rekam jejaknya bicara lantang: akademisi, birokrat, komunikator, dan pemikir. Ia kini mengemban tugas menjadikan UAI sebagai pusat keunggulan intelektual muslim, bukan hanya di Indonesia, tapi di dunia Islam.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah penegasan bahwa integritas, kompetensi, dan dedikasi masih punya tempat di dunia akademik. Dan Prof Widodo Muktiyo, hari ini, berdiri di sana di garis depan perubahan. (***)