Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan

oleh -112 Dilihat
oleh

CILACAP,KLIKSIAR – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, memberikan apresiasi atas perubahan besar yang terjadi di kawasan Pemasyarakatan Nusakambangan. Kawasan yang dulu dikenal sebagai berisiko tinggi kini berkembang menjadi sentra ketahanan pangan sekaligus pusat pembinaan kemandirian Warga Binaan.

Dalam kunjungan kerja, Sabtu (20/6), Titiek didampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto. Ia meninjau sejumlah program unggulan, mulai dari workshop FABA, pertanian, peternakan, produksi pupuk organik, balai latihan kerja konveksi, pengolahan sampah, budidaya perikanan, tambak udang vaname, hingga budidaya sidat.

“Atas nama Komisi IV, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Menteri dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Mudah-mudahan usaha ini bisa ditiru dan diduplikasi di tempat-tempat lain,” ujar Titiek.

Ia menambahkan, Nusakambangan yang selama ini dikenal menyeramkan kini justru ramah dan produktif. “Bayangan kita selalu Alcatraz. Ternyata setelah ke sini, sangat ramah dan bisa menghasilkan begitu banyak produk bermanfaat untuk kita semuanya,” katanya.

Menimipas Agus Andrianto menyebut masukan dari Komisi IV akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program yang sudah berjalan. Menurutnya, jajaran Pemasyarakatan terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan idle di seluruh Lapas dan Rutan sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Saat ini, Nusakambangan telah memanfaatkan sekitar 135 hektare lahan produktif dengan melibatkan ratusan Warga Binaan dalam berbagai sektor usaha, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, konveksi, pengolahan sampah, hingga budidaya udang dan sidat. Transformasi ini menjadi wujud komitmen Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menyiapkan Warga Binaan agar siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat. (*)