PADANG,KLIKSIAR – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat memberikan apresiasi terhadap peran Masjid Al Furqan, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, yang kini berkembang menjadi pusat kegiatan sosial masyarakat. Dalam kunjungan Kamis (5/3), ia menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga wadah kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi warga.
Menurutnya, Masjid Al Furqan aktif menggerakkan berbagai kegiatan sosial seperti kongsi kematian, majelis taklim, majelis yasin, hingga aktivitas ekonomi masyarakat. “Masjid ini bukan sekadar tempat salat, tetapi juga pusat kegiatan sosial yang memberi manfaat luas. Hal seperti ini perlu dipertahankan dan dikembangkan,” ujarnya.
Ketua DPRD menambahkan, pihaknya siap menjalin kerja sama dengan masyarakat dan pengurus masjid, salah satunya melalui kegiatan reses agar aspirasi warga dapat tersampaikan langsung. Ia menekankan bahwa salah satu fokus program DPRD adalah pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Bagi bapak-bapak, ibu-ibu, maupun anak-anak muda yang punya usaha kecil, silakan bentuk kelompok usaha. Nanti kita bisa bekerja sama untuk mengembangkan usaha tersebut,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam membangun ekonomi. Program pemberdayaan, katanya, tidak hanya sebatas bantuan, tetapi juga mendorong masyarakat agar lebih produktif. “Mindset harus diubah. Yang sebelumnya tidak mau bekerja, menjadi mau bekerja. Yang sudah punya usaha, didorong agar bisa naik kelas,” tambahnya.
Dalam suasana Ramadan, ia mengingatkan kembali makna bulan suci sebagai momentum turunnya Al-Qur’an. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, menurutnya, harus dijadikan pedoman dalam membangun kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Kami siap bermitra dengan masyarakat, terutama dalam bidang pembangunan dan pemberdayaan ekonomi, agar kesejahteraan warga semakin meningkat,” tegasnya. (***)













