Muharlion Tekankan Peran Mushola dalam Safari Ramadan DPRD Padang

oleh -411 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR– Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, memimpin Safari Ramadan Tim III Pemerintah Kota Padang di Musalla Nurul Iman, Perumahan Permata Balai Gadang 3, Kelurahan Bungo Pasang, Minggu (1/3).

Dalam kesempatan itu, Muharlion menegaskan pentingnya mushola dan masjid sebagai pusat pendidikan agama bagi generasi muda. Ia berharap keberadaan mushola di lingkungan perumahan dapat menjadi wadah pembentukan karakter anak-anak sekaligus tempat produktif untuk kegiatan keagamaan.

“Mushola dan masjid memiliki potensi besar dalam mendidik generasi muda, terutama menghadapi tantangan globalisasi. Dengan adanya mushola ini, anak-anak bisa belajar, beribadah, sekaligus terlindungi dari pengaruh negatif,” ujar Muharlion.

Ia juga menyoroti program Smart Surau yang digagas Pemerintah Kota Padang. Program ini mendorong anak-anak untuk rutin salat berjamaah dan belajar tahfiz Al-Qur’an setelah pulang sekolah. “Smart Surau diharapkan memotivasi anak-anak agar rajin ke mushola dan masjid, sehingga tidak kehilangan arah di tengah derasnya perkembangan teknologi,” katanya.

Selain itu, Muharlion mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung program pengolahan sampah. Ia optimistis, dengan kerja sama warga, dalam dua hingga tiga tahun ke depan Kota Padang bisa menjadi salah satu kota terbersih di Indonesia.

Ketua DPRD Padang ini juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam membayar pajak dan PBB. Menurutnya, kepatuhan warga sangat berpengaruh terhadap kelancaran pembangunan infrastruktur, termasuk fasilitas ibadah.

Safari Ramadan kali ini turut dihadiri jajaran Tim III Pemerintah Kota Padang serta masyarakat setempat. Pada kesempatan itu, DPRD Kota Padang juga menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan mushola dan masjid.

Muharlion menegaskan, sinergi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat sangat penting demi keberhasilan program Smart Surau serta pembangunan fasilitas ibadah yang berkualitas. “Ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembentukan karakter religius generasi muda. Dengan partisipasi aktif masyarakat, kita bisa melahirkan generasi cerdas, berakhlak, dan dekat dengan masjid,” tutupnya. (***)