Fadly Amran Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat

oleh -98 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR — Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang di Lapangan Upacara Balai Kota Aie Pacah, Rabu (17/6). Kegiatan tersebut menandai dimulainya pelaksanaan pendataan ekonomi yang akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026 mendatang.

Apel siaga itu dihadiri Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, Kepala BPS Kota Padang Dessi Febriyanti, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan, pimpinan OPD, para camat, serta tim petugas SE dari 11 kecamatan se-Kota Padang.

Dalam amanatnya, Fadly Amran menegaskan bahwa data yang akurat merupakan pondasi utama dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program, tetapi juga kualitas perencanaan yang didukung data yang valid dan terpercaya.

“Saya selalu meyakini bahwa 50 persen keberhasilan ditentukan oleh perencanaan, dan 50 persen lainnya oleh aksi. Dalam perencanaan, komponen terbesar adalah data. Karena itu, SE 2026 ini memiliki peran yang sangat penting untuk menghadirkan data ekonomi masyarakat yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Fadly.

Ia menjelaskan, hasil sensus nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam merumuskan berbagai kebijakan ekonomi. Mulai dari pemberian stimulus ekonomi, perizinan usaha, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, Fadly mengingatkan para petugas sensus agar bekerja secara profesional dan teliti dalam melakukan pendataan di lapangan.

“Kami mengapresiasi seluruh petugas sensus yang telah bersedia mengabdikan waktu, tenaga, dan pikirannya demi mensukseskan pelaksanaan SE 2026. Kami berharap SE ini menghasilkan data yang berkualitas sehingga mampu mendukung pembangunan ekonomi Kota Padang,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Padang Dessi Febriyanti menyampaikan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 608 petugas mitra sensus diterjunkan dalam kegiatan tersebut dan didukung oleh 42 personel BPS Kota Padang.

Menurut Dessi, petugas akan mengumpulkan berbagai informasi terkait kegiatan usaha masyarakat, mulai dari jenis usaha, produksi atau output usaha, omzet, jumlah tenaga kerja, hingga berbagai karakteristik usaha lainnya.

“Pendataan juga mencakup kegiatan ekonomi usaha rumahan, termasuk usaha berbasis digital yang saat ini terus berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dessi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan SE 2026. Ia memperkenalkan slogan “TIR”, yakni Terima petugas, Isi atau jawab pertanyaan dengan benar dan jujur, serta Rahasia.

“Kami menghimbau masyarakat untuk menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan informasi yang dibutuhkan secara jujur. Semua data yang diberikan dijamin kerahasiaannya,” kata Dessi.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah diharapkan memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi perekonomian masyarakat, sehingga kebijakan yang dihasilkan semakin tepat sasaran dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Padang. (*)