PADANG,KLIKSIAR-– Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendatangi rumah keluarga korban dugaan pelecehan seksual terhadap anak di kawasan Pasir Jambak, Kelurahan Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Senin (19/1).
Andre datang bersama jajaran Polresta Padang, mulai dari Wakapolresta, Kanit, hingga penyidik. Kehadiran aparat lengkap ini menunjukkan keseriusan penanganan kasus yang menimpa anak perempuan berusia lima tahun.
Kunjungan Andre merupakan tindak lanjut laporan masyarakat melalui kanal “Lapor Pak Andre”. Laporan disampaikan ibu korban, Esi, yang menyebut anaknya dicabuli tetangga berusia sekitar 60 tahun.
“Saya sengaja datang langsung bersama aparat agar keluarga korban mendapat kepastian keadilan. Kita minta pelaku segera ditetapkan tersangka dan ditahan, supaya korban tidak terus hidup dalam ketakutan,” tegas Andre.
Polisi Pastikan Proses Hukum
Wakapolresta Padang AKBP Faidil Zikri menegaskan perkara sudah masuk tahap penyidikan. Penetapan tersangka segera dilakukan setelah administrasi dan alat bukti lengkap.
“Ancaman hukumannya di atas sembilan tahun, sehingga memenuhi syarat penahanan,” ujarnya.
Faidil menyebut korban telah mendapat pendampingan awal, termasuk pemeriksaan psikologis. Ke depan, kepolisian akan memastikan trauma healing berkelanjutan.
Trauma Berat
Esi, ibu korban, mengungkapkan anaknya masih mengalami trauma berat. “Anak saya sering menangis, ketakutan, dan berubah perilaku. Kami berharap pelaku segera ditangkap agar anak bisa tenang dan tidak ada korban lain,” katanya.
Sebagai bentuk kepedulian, Andre menyerahkan bantuan Rp10 juta untuk pemulihan psikologis dan kebutuhan pendampingan anak. Ia menegaskan akan terus mengawal kasus hingga pelaku dihukum sesuai aturan.
“Negara tidak boleh kalah dan tidak boleh lambat dalam kasus kejahatan seksual terhadap anak,” pungkas Andre. (***)







