Arus Mudik Pecah… BUMN Transportasi Harus Berbenah, Harus Paripurna

oleh -129 Dilihat
Hj Nevi Zuairina minta BUMN Transportasi paripurna layani mudik lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, Selasa 12 April 2022. (dok/twitter)

Jakarta— Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina tegas ingatkan BUMN Transportasi untuk tidak main-main hadapi mudik lebaran 2022.

“Saya prediksi, arus mudik akan pecah jelang lebaran idul fitri 1443 H. Untuk Jumat 29 April 2024,cek deh tiket online ke Padang dari Jakarta terendah Rp 2 jutaan, itu pesan hari ini loh,” ujar Hj Nevi Zuairina, Selasa 12 April 2022.

Harga tiket naik itu kata Hj Nevi wajar karena permintaan pesawat Jakarta-Padang jelang idul fitri luar biasa tinggi.

“Ini tak lepas dari dua tahun mudik lebaran idul fitri ditiadakan, karena kita semua menghadapi ledakan pandemi covod-19,” ujar politisi perempuan nasional dari PKS ini.

Nevi di Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI dengan BUMN Transportasi meminta pemerintah pada momen lebaran 1443 H untuk dapat meningkatkan pelayanan terutama untuk para pemudik.

Menurutnya, pelayanan ini bukan saja pada alat transportasi yang terpenuhi dari sisi jumlah maupun kualitasnya, tapi juga sistem penunjang seperti sarana prasarana mulai dari ticketing, rekayasa arus perjalanan, layanan tol dan non tol, manajemen terminal, bandara maupun pelabuhan, dan banyak lagi yang dapat membuat masyarakat pelaku mudik dapat nyaman dan aman sampai tujuan.

Nevi dihadapan Direktur Utama PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), Direktur Utama PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero), dan Direktur Utama Perum Damri menekankan komitmen bersama selaku Perusahaan milik negara agar memastikan kesiapan BUMN transportasi menghadapi Hari Raya Idul Fitri.

“Kemi sepakat di Komisi VI, agar transportasi publik baik darat, laut maupun udara terjamin ketersediaan dan kesiapan armada transportasinya, khususnya untuk arus mudik Idul Fitri 1 Syawal 1443 H. Jaminan ini mencakup pada ketersediaan yang memadai secara jumlah dan kualitas, memperhatikan protokol kesehatan, menjaga kebersihan, menjamin keselamatan penumpang serta mempersiapkan mitigasi bencana dalam rangka memastikan pelaksanaan arus mudik yang aman, nyaman dan lancar,”ujar Hj Nevi.

Legislator asal Sumatera Barat II ini juga meminta agar BUMN Transportasi dapat melakukan koordinasi dengan instansi Kementerian/Lembaga terkait kelancaran dan kebijakan tarif angkutan mudik yang terjangkau bagi masyarakat.

Semua jaringan transportasi yang dikelola PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) dan Perum DAMRI mesti dapat berkoordinasi dengan kementerian perhubungan dan Pihak aparat keamanan sehingga persiapan ini bertujuan utama untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Perlu diingatkan kepada semua pihak, bahwa kesepakatan di komisi VI, BUMN Transportasi harus memenuhi komitmennya untuk melakukan interkonektivitas angkutan darat dan laut sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan arus mudik Idul Fitri 2022,”ujar Hj Nevi Zuairina.(rian)