Bantuan Cepat Pemko Padang Usai Kebakaran di Ganting Parak Gadang

oleh -647 Dilihat
oleh

Padang,Kliksiar— Kebakaran yang terjadi pada dini hari Minggu, 6 Juli 2025, di Jalan Parak Gadang RT 002 RW 003, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, langsung direspons cepat oleh Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Peristiwa sekitar pukul 02.21 WIB itu menghanguskan enam rumah dan berdampak terhadap 14 Kepala Keluarga dengan kerugian diperkirakan lebih dari Rp1 miliar.

Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen terhadap warganya, Pemko Padang melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) langsung menyalurkan bantuan kebutuhan dasar. Bantuan tiba beberapa jam setelah kejadian, pada pagi harinya di hari yang sama.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Padang, Corry Saidan, menyerahkan bantuan bersama Kepala Bapenda Kota Padang, Yosefriawan, didampingi Camat Padang Timur, Lurah Ganting Parak Gadang, dan jajaran Dinas Sosial Kota Padang.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pangan, sandang, dan perlengkapan rumah tangga, seperti beras 100 kg, mie instan, gula, kopi, teh, minyak goreng, ikan kaleng, serta perlengkapan memasak seperti kompor, tabung gas, regulator, dan selang. Tak ketinggalan bantuan sandang berupa kasur, pakaian dalam, kain sarung, daster, ember, makanan anak, family kit, dan kids ware.

“Begitu mendapat informasi kejadian, kami langsung berkoordinasi dan turun ke lokasi. Ini bagian dari program unggulan Padang Sigap yang menekankan respons cepat terhadap bencana dan perlindungan warga,” kata Corry.

Camat Padang Timur, Diko Eka Putra, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan menyeluruh, dimulai dari pendataan korban, koordinasi lintas OPD, hingga pemantauan di lokasi. Ia memastikan bantuan disalurkan merata sesuai kebutuhan masing-masing keluarga.

“Sebagai perpanjangan tangan Pemko di wilayah, kami pastikan warga terdampak mendapat perhatian penuh. Proses distribusi dilakukan melalui posko kelurahan dengan melibatkan RT/RW, relawan, dan tokoh masyarakat,” ujarnya.

Pemko Padang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh arus listrik dan aktivitas dapur. Selain bantuan darurat, pemerintah juga akan menggencarkan edukasi kebencanaan sebagai langkah pencegahan di masa mendatang.  (***)