Hotel Bintang Lima, Jemaah Reguler Rasakan Kenyamanan Baru di Madinah

oleh -106 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR – Musim haji 1447 Hijriah menjadi pengalaman bersejarah bagi jemaah Indonesia. Untuk pertama kalinya, jemaah haji reguler ditempatkan di hotel berbintang lima yang berlokasi dekat dengan Masjid Nabawi, Madinah.

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Andre Rosiade, menyebut langkah ini sebagai capaian besar pemerintah. “Baru di era Presiden Prabowo, jemaah reguler ditempatkan di hotel bintang lima di Madinah,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Senin (18/5).

Dekat Nabawi, Nyaman untuk Lansia

Sebanyak 8.507 jemaah reguler menempati hotel premium di kawasan Markaziyah atau Ring Road Madinah. Lokasi strategis ini membuat akses ke Masjid Nabawi lebih mudah, dengan jarak terjauh hanya sekitar 700 meter.

Hotel yang digunakan antara lain Hilton Madinah, Dallah Taibah, Millennium Al Aqeeq, hingga Sofitel Shahd Al Madinah. Suasana penginapan yang lebih nyaman dinilai memberi dampak besar bagi kondisi fisik dan psikologis jemaah, terutama lansia yang membutuhkan akses cepat dan fasilitas memadai.

Bagi banyak jemaah, pengalaman ini bukan sekadar soal kemewahan. Mereka merasakan ibadah lebih tenang, tanpa harus menempuh jarak jauh atau berdesakan di jalan menuju masjid.

Pelayanan Haji Berubah Wajah

Andre menegaskan, peningkatan kualitas akomodasi ini adalah bagian dari perbaikan layanan haji Indonesia. “Ini prestasi pertama kali dalam sejarah, jemaah reguler mendapatkan hotel bintang lima. Patut diapresiasi karena menunjukkan perbaikan kinerja pelayanan,” katanya.

Langkah ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat terhadap pelayanan haji yang lebih manusiawi. Perjalanan spiritual ke Tanah Suci kini hadir dengan wajah baru: kekhusyukan ibadah yang berpadu dengan kenyamanan fasilitas. (*)