PADANG PANJANG,KLIKSIAR– Anggota Komisi V DPR RI asal Sumatera Barat, Zigo Rolanda, meninjau langsung progres perbaikan Jembatan Kembar Silaing Bawah, Senin (6/4). Infrastruktur vital itu sebelumnya terdampak banjir dan longsor beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan kerja bersama Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Zigo menekankan pentingnya percepatan penyelesaian jalur kedua jembatan agar arus kendaraan kembali lancar. Saat ini, akses sudah dibuka 24 jam, namun masih terbatas pada satu jalur sehingga menimbulkan perlambatan.
“Secara umum lalu lintas ramai lancar, tidak ada kemacetan signifikan. Tapi kondisi satu jalur tetap menimbulkan antrean. Karena itu, jalur kedua harus segera rampung,” tegas politisi muda Partai Golkar itu.
Dari hasil diskusi dengan pihak pelaksana, Hutama Karya (HK), proyek perbaikan ditargetkan selesai total pada Juli 2026. Namun Zigo meminta ada langkah prioritas dalam dua minggu ke depan untuk mengurai kepadatan, terutama di pendakian menuju jembatan.
“Kami mendorong agar jalur samping dan jalur dua di gerbang ini segera difungsikan. Minimal dua minggu ke depan sudah bisa membantu kelancaran arus,” ujarnya.
Zigo menambahkan, jalur Padang Panjang merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Karena itu, percepatan penanganan pasca-bencana menjadi sangat krusial.
“Konektivitas jalan adalah urat nadi ekonomi. Kami di Komisi V akan terus mengawasi agar perbaikan berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” pungkasnya.
Saat ini, Jembatan Kembar Silaing Bawah memang sudah difungsikan 24 jam, meski dengan sistem satu jalur. Dengan dorongan dari DPR dan pengawasan ketat, diharapkan jalur kedua segera rampung sehingga mobilitas warga kembali normal sepenuhnya. (***)









