SOLOK SELATAN,KLIKSIAR – Usai mengikuti prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab), Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi S.H., S.I.K. yang baru langsung menggelar temu ramah dengan seluruh Ninik Mamak se-Kabupaten Solok Selatan, Kamis (30/7/2026) di Aula Polres. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam mempererat silaturahmi serta membangun sinergi antara Polri dan para pemangku adat.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban, Kapolres menyampaikan komitmennya untuk menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya Ninik Mamak sebagai tokoh adat yang memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai adat, persatuan, dan ketertiban di tengah masyarakat. Ia juga menyoroti sejumlah persoalan yang menjadi perhatian bersama, seperti penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan memicu konflik sosial di tengah masyarakat, serta maraknya judi online yang mulai meresahkan dan berdampak pada kondisi sosial ekonomi warga.
Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak dapat dilakukan oleh Polri sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh unsur masyarakat, termasuk para Ninik Mamak.
“Kami berharap hubungan yang harmonis antara Polres Solok Selatan dengan para tokoh adat dapat terus terjalin. Melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, kita dapat bersama-sama mencegah peredaran narkoba, memberantas judi online, serta menertibkan aktivitas tambang ilegal yang merugikan masyarakat. Dengan begitu, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara bijaksana sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Para Ninik Mamak menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan Polres Solok Selatan dalam menjaga keamanan, ketertiban, termasuk dalam upaya pencegahan narkoba, penanggulangan judi online, serta pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di wilayah adat, demi menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi terbangunnya hubungan yang semakin erat antara Polri dan lembaga adat dalam mewujudkan Solok Selatan yang aman, damai, sejahtera, serta terbebas dari ancaman narkoba, judi online, dan kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang ilegal.(def)








