Ketua Umum PB PII, Kevin Prayoga, Lolos Menyelesaikan Pendidikan di Lemhannas RI

oleh -28 Dilihat
oleh

JAKARTA,KLIKSIAR — Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), Kevin Prayoga, S.H., berhasil menyelesaikan rangkaian Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (Taplai) Lemhannas RI yang berlangsung pada 23–28 September 2026.

Program tersebut diikuti oleh 109 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang profesi dan elemen masyarakat, di antaranya TNI, Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur profesional lainnya.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan, ketahanan nasional, serta tanggung jawab sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selama mengikuti program, para peserta mendapatkan berbagai materi dan pembekalan yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan, geopolitik, ketahanan nasional, nilai-nilai Pancasila, serta tantangan strategis yang dihadapi Indonesia.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan outbound dan simulasi kebangsaan yang dilaksanakan di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Sentul, Bogor. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mendorong peserta untuk mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan melalui kerja sama, kepemimpinan, dan penyelesaian persoalan secara kolektif.

Usai menyelesaikan seluruh rangkaian program, Kevin Prayoga menyampaikan bahwa pengalaman mengikuti pendidikan di Lemhannas RI memberikan penguatan terhadap kecintaan dan tanggung jawabnya terhadap Indonesia.

“Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI membuat kecintaan kita kepada negara ini semakin tumbuh kuat dan mengakar. Semoga ke depannya setiap alumni dari program ini benar-benar mampu memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia di masa yang akan datang,” ujar Kevin.

Menurut Kevin, pemahaman mengenai kebangsaan tidak cukup berhenti pada pengetahuan dan ruang kelas. Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan kontribusi sesuai dengan bidang pengabdian masing-masing.

Ia juga berharap para peserta yang telah mengikuti program tersebut dapat membawa semangat kebangsaan ke lingkungan kerja, organisasi, dan masyarakat.

“Kita datang dari latar belakang yang berbeda, tetapi dipertemukan oleh satu kesadaran bahwa Indonesia adalah rumah bersama. Karena itu, ilmu dan pengalaman yang kita dapatkan selama program ini harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk pengabdian dan kontribusi nyata,” tambahnya.

Dengan selesainya Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan tersebut, Kevin Prayoga diharapkan dapat terus membawa perspektif kebangsaan dalam kiprahnya di Pelajar Islam Indonesia (PII), khususnya dalam membangun generasi pelajar yang memiliki wawasan keislaman, kebangsaan, dan kepemimpinan. (*)