PADANG,KLIKSIAR-– Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, bersama Wakil Gubernur Sumbar, Vasco Rusaini, meninjau progres pembangunan Hunian Sementara (Huntara) Mandiri di Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Rabu (21/1).
Pembangunan Huntara ini merupakan bentuk sinergi antara DPRD Sumbar dan Pemerintah Provinsi Sumbar, dengan dukungan pemerintah pusat. Kolaborasi lintas pemerintahan tersebut menjadi kunci percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat terdampak banjir bandang.
Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 90 persen dari total 100 unit yang direncanakan. Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) mulai menempati Huntara sejak 21 Januari, sementara 50 unit lainnya ditargetkan rampung dalam sepekan ke depan.
“Alhamdulillah, pembangunan Huntara ini sudah hampir selesai. Ini adalah hasil kerja bersama DPRD, Pemprov, dan pemerintah pusat. Target kita, seluruh unit segera bisa dihuni agar masyarakat kembali hidup layak,” ujar Evi Yandri.
Ia menambahkan, percepatan pembangunan dilakukan agar warga terdampak dapat menyambut bulan suci Ramadan dengan tenang. “Huntara ini menjadi jembatan menuju pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat,” katanya.
Huntara Mandiri Kapalo Koto tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal sementara, tetapi juga dilengkapi fasilitas penunjang kebutuhan dasar. Setiap unit disediakan perlengkapan rumah tangga, seperti peralatan dapur dan tempat tidur. Fasilitas sanitasi berupa Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dibangun terpisah demi menjaga kebersihan lingkungan.
Selain DPRD dan Pemprov, pembangunan Huntara juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Wakil Gubernur Sumbar Vasco Rusaini dan Staf Khusus Kepresidenan Raffi Ahmad. Kehadiran mereka memperkuat komitmen percepatan realisasi Huntara di lokasi terdampak bencana.
Sinergi ini menjadi bukti bahwa penanganan pascabencana membutuhkan kerja bersama antara legislatif, eksekutif, dan pemerintah pusat. Dengan mulai dihuninya Huntara Mandiri Kapalo Koto, diharapkan beban korban banjir bandang berkurang, sekaligus menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih aman dan berkelanjutan. (***)







