Nurfirman Wansyah: Negara Boleh Krisis, Tapi Rakyat Tak Boleh Lapar

oleh -731 Dilihat
oleh

SOLOK SELATAN,KLIKSIAR— Di tengah tekanan fiskal dan anggaran negara yang makin ketat, satu hal tak boleh ikut tergerus: kepedulian terhadap rakyat kecil. Itulah pesan yang dibawa Anggota DPRD Sumatera Barat, H. Nurfirman Wansyah, saat turun langsung menyalurkan bantuan pangan untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di Kecamatan Pauh Duo, Rabu (24/9/2025).

Bertempat di aula UPT Puskesmas Pauh Duo, sebanyak 45 penerima bantuan menerima paket pangan berupa telur, beras, kacang padi, dan minyak makan. Bantuan ini bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Provinsi Sumbar, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan.

“Kami sadar, kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja. Tapi justru di saat seperti inilah negara harus hadir. Pokir ini bukan sekadar formalitas, tapi wujud komitmen kami untuk membantu rakyat yang rawan pangan,” ujar Nurfirman, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumbar dari Fraksi PKS.

Turut mendampingi dalam penyerahan bantuan tersebut, Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Pangan Provinsi Sumbar, Murni Kurniaty, S.P. MP; Plt. Kepala Puskesmas Pauh Duo Hj. Salhuda Noverma, S. Sit; serta perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Solsel.

Nurfirman menegaskan bahwa kesehatan bukan sekadar urusan pribadi, melainkan tanggung jawab negara. Ia mengajak para penerima bantuan untuk tidak hanya menerima, tetapi juga bangkit menjaga kesehatan keluarga.

“Negara kuat dimulai dari rakyat yang sehat. Jangan biarkan balita kita tumbuh dalam kekurangan gizi. Jangan biarkan ibu hamil dan menyusui berjuang sendiri. Pemerintah harus hadir, dan kami di DPRD siap menjadi jembatan itu,” tegasnya.

Sementara itu, Murni Kurniaty berharap bantuan ini bisa menjadi bantalan sosial di tengah tekanan ekonomi yang makin berat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan legislatif dalam menjaga ketahanan pangan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Hj. Salhuda Noverma atas dukungan DPRD dan Pemerintah Provinsi terhadap program kesehatan di wilayah kerjanya.

Sebagai catatan, sebelumnya bantuan serupa telah disalurkan di Puskesmas KPGD dan Puskesmas Sungai Pagu, masing-masing untuk 50 penerima. (***)