PADANG,KLIKSIAR– – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta konsinyering terkait pembebasan lahan untuk pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik dan Tol Padang-Sicincin. Rapat berlangsung di Hotel Santika Padang, Jumat (23/1).
Dalam pertemuan itu dibahas progres pengadaan tanah yang mencakup 23 bidang lahan. Selain itu, turut disorot permasalahan lahan sempadan sungai di kawasan Sitinjau Lauik yang memerlukan penanganan khusus agar tidak menghambat jalannya proyek.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar, Muhibuddin, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Ia mengingatkan agar seluruh pihak menghindari ego sektoral sehingga proses pembebasan lahan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.
Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria dan Tata Ruang Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Raymundus Nggajo, menyampaikan bahwa proyek Fly Over Panorama Sitinjau Lauik dan akses Tol Padang-Sicincin merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Ia menegaskan perlunya percepatan melalui pengecekan berkas per bidang lahan, memastikan kelengkapan dokumen, melakukan verifikasi bersama Satgas, serta segera memproses data yang sudah dinyatakan lengkap.
Pj Sekda Kota Padang, Raju Minropa, menekankan komitmen penuh pemerintah kota dalam mendukung percepatan pembebasan lahan. “Sesuai arahan Bapak Wali Kota dan Wawako, Pemko Padang akan terus mengawal proses ini secara intensif agar PSN di Kota Padang dapat berjalan dengan baik,” ujarnya. (***)







