Pilkada

Redha Ibu Redhanya Allah, Besok Mendaftar Genius Umar Mohon Doa Ibunda

0
Spread the love

Pariaman,—-Cawagub Koalisi Poros Baru (Partai Golkar, Partai Nasdem dan PKB) dan didukung ratusan ribu relawan independen, tercatat di Minggu 6 September mendaftar sebagai Bapaslon Pilkada ke KPU Sumbar.

 

Walikota Pariaman Genius Umar maju Pilkada menjadi Cawagub dengan Cagubnya Irjen Pol Fakhrizal. Genius memang pria piaman, anak minangkabau dengan jabatan tinggi. Tapi kesantunan dan memuliakan orangtua jangan diragukan.

 

Jumat 4 September 2020, dua hari jelang mendaftar ke KPU, Sabtu 5 September 2020, Genius pun sujud dipangkuan ibundanya, Cawagub dengan gelar Doktor itu memohon doa dan redha sang ibunda tercinta. Tak itu pulang dari rumah ibu, Genius Umar pun ziarah ke makam ayahnya Almarhum Ali Umar.

 

“Genius Umar memang begitu, apapun kerja berat dan masalah berat dihadapi pasti mendatangi ibunya untuk memohon doa dan restu,”ujar kakak Genius Umar DR. Jasri Umar, SH, MH yang kini Kepala kejaksaan Negeri Kota Tegal Sabtu 5 Septmber 2020.

 

Ibu Jasni, umur 85 tahun adalah pensiunan guru SD dan kepala sekolah. Saat Genius Umar mencium tangan sang ibu, si ibu dengan terbata merestui Wako Pariaman mendaftar besok ke KPU.

 

“Pai lah (pergilah) mendaftar nak, ibu hanya minta ke pada Allah jadikan Genius Umar menjadi orang yang bermanfaat bagi orang banyak. Jan korupsi dan jan lukoi perasaan urang banyak (jangan korupsi dan jangan lukai perasaan orang banyak,”ujar Ibu Jasni dengan suara serak.

 

Genius Umar mengatakan kalau dirinya sejak kecil sampai kini selalu meminta doa restu kepada ibu dan bapaknya.

 

“Kalau indak dapek restu ibu dan ayah, ambo pastian apo nan dikarajoan indak suskes (tanpa doa dan restu ibu dan ayah maka pasti kerja hasilnya gagal atau tidak sukses),”ujar Genius Umar.

 

Sang Ayah telah meninggal dunia tiga bukan lalu di usia 87 tahun. Ali Umar nama ayah dari Walikota Pariaman ini. Almarhum Ali Umar juga guru sekolah dasar dan pernah menjadi Kadis Pendidikan di Padang Pariaman.

 

“Beliau (almarhum ayah,red) mendidik saya dan saudara dengn keras untuk menjadikan saya pekerja keras, istiqomah dengan amanah dan pantang menyerah. Pesan beliau jelas jangan menyusahkan banyak orang, bajalan paliharo kaki, mangecek (bicara) paliharo lidah,”ujar Genius yang sulit menahan bulir air matanya saat minta doa dan restu sang ibunda, Jumat siang kemarin. (rls/koko)

Facebook Comments

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Pilkada