SELAYO,KLIKSIAR — Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, meninjau langsung lokasi persiapan pelaksanaan _groundbreaking_ rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana hidrometeorologi di Jorong Munggu Tanah, Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Rabu (14/1).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis kegiatan yang dijadwalkan berlangsung Kamis (15/1), meskipun program ini merupakan bagian dari agenda nasional Kementerian Pertanian RI.
Turut mendampingi Wabup, Asisten II Setda Jefrizal, Kepala Dinas Kominfo Susi Susianti Saidani, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asnur, Kalaksa BPBD Khairul, Kadis Perhubungan Muhammad Djoni, dan Kadis Pertanian Deslirizaldi.
Rombongan disambut Direktur Sarana dan Prasarana Pertanian Kementan RI, Dhani Gartina, yang menyampaikan laporan kesiapan lokasi. Acara dijadwalkan akan dihadiri Gubernur Sumatera Barat dan Wakil Menteri Pertanian RI.
Kadis Perhubungan M. Djoni melaporkan kesiapan pengaturan lalu lintas dan parkir, sementara Kadis LH Asnur menyampaikan kesiapan personel untuk menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Dhani Gartina menjelaskan, rehabilitasi difokuskan pada lahan pertanian dengan tingkat kerusakan ringan dan sedang. Ia memastikan anggaran kegiatan telah tersedia, termasuk KPA di tingkat provinsi.
“Anggarannya sudah tersedia. Hari ini dan besok kami dorong kontrak agar segera berjalan,” ujarnya.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk kegiatan optimalisasi lahan (OPLAH), pembangunan bangunan konservasi, parit, serta rehabilitasi jaringan irigasi tersier.
Wabup Candra menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden RI dan Menteri Pertanian atas perhatian terhadap petani Kabupaten Solok.
“Insya Allah, besok Pak Menteri akan menandatangani SPK sebagai bentuk komitmen agar rehabilitasi segera dimulai,” kata Wabup.
Dhani menambahkan, seluruh tahapan pekerjaan mulai dari persiapan hingga masa tanam ditargetkan tuntas dalam waktu singkat.
“Target kita, semua rampung Januari hingga Februari. Kami mohon dukungan penuh dari Pemkab Solok untuk mengawal tahap awal ini,” pungkasnya. (***)







