PADANG,KLIKSIAR-– Wali Kota Padang, Fadly Amran, meresmikan sekaligus menyerahkan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (HUNSELA) bagi warga terdampak banjir bandang di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Senin (26/1).
Sebanyak 11 unit rumah HUNSELA dibangun di atas lahan 1.800 meter persegi untuk korban banjir bandang Pangka Jembatan Batu Busuk RT 03 RW 04 Kaum Suku Tanjuang. Pembangunan hunian ini didukung sejumlah donatur, di antaranya Vita Gamawan Fauzi, Hj. Maizarnis, Desnita Alexandra, Edha Hatnusein, Dr. Nurtati, SE, MM, serta dr. Harmen, SP.M(K) bersama Ibu Meri.
Wako Fadly menyampaikan apresiasi kepada Kaum Suku Tanjuang, panitia pelaksana, Universitas Andalas, serta seluruh pihak yang bergotong royong membangun hunian sementara. “Apresiasi kita sampaikan kepada semua pihak, baik Unand, niniak mamak, maupun para donatur yang telah mempersiapkan hunian sehat dan layak untuk anak kemenakan,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan HUNSELA tidak terlepas dari komunikasi dan kolaborasi yang baik, termasuk peran TNI dan Polri sejak masa tanggap darurat hingga pascabencana. Wako berharap hunian sementara ini nantinya dapat ditingkatkan menjadi hunian tetap. “Membangun hunian bukan sekadar rumah, tetapi bagaimana kehidupan masyarakat betul-betul terjamin,” tegasnya.
Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, menambahkan, keterlibatan Unand merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat terdampak. “Kami berkomitmen hadir membantu, tidak hanya saat darurat, tetapi juga dalam pemulihan agar warga bisa kembali hidup layak dan aman,” katanya.
Peresmian turut dihadiri Sekretaris Unand Dr. Aidinil Zetra, Dekan FMIPA Prof. Dr. Mai Efdi, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Padang Raf Indria, Camat Pauh Titin Masfetrin, serta Husar Rajo Kacik selaku Mamak Kapalo Waris Suku Tanjuang Talang. (***)







