Delapan Pasar Satelit Terus Dikembangkan, Pemko Padang Targetkan Ulak Karang Raih Standar SNI

oleh -93 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR  — Pemerintah Kota Padang terus memperkuat pengembangan delapan pasar satelit yang tersebar di berbagai wilayah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana, pemenuhan Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga pengembangan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing pasar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, Jumat (12/6), mengatakan saat ini dua pasar satelit telah berstatus pasar berstandar SNI, yakni Pasar Alai dan Pasar Tanah Kongsi. Sementara itu, Pemko Padang mulai mempersiapkan Pasar Ulak Karang untuk memperoleh standar yang sama pada tahun ini.

“Saat ini Kota Padang memiliki delapan pasar satelit. Dua di antaranya sudah berstandar SNI, yaitu Pasar Alai dan Pasar Tanah Kongsi. Tahun ini kami mempersiapkan Pasar Ulak Karang menjadi pasar SNI sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pasar,” ujar Fizlan.

Menurutnya, pengembangan pasar satelit tidak hanya difokuskan pada pemenuhan standar fasilitas, tetapi juga diarahkan sesuai dengan karakteristik dan potensi masing-masing kawasan.

Pasar Tanah Kongsi, misalnya, akan dikembangkan sebagai kawasan heritage dengan mengangkat potensi kuliner, kopi, serta berbagai produk nonbahan pokok. Pengembangan itu dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan para pelaku usaha setempat.

Selain itu, penataan Pasar Banda Buek juga menjadi perhatian pemerintah. Sejumlah fasilitas pendukung akan diperbaiki terlebih dahulu sebelum dilakukan penataan pedagang ke lantai atas, sehingga aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih nyaman, aman, dan tertata.

Fizlan mengakui, sejumlah pasar satelit yang belum berstandar SNI masih memerlukan berbagai pembenahan, terutama terkait instalasi pengolahan air limbah (IPAL), drainase, serta fasilitas penunjang lainnya.

“Kami sudah menganggarkan perbaikan IPAL, terutama di Pasar Belimbing. Meski ada efisiensi anggaran, kebutuhan sarana dan prasarana pasar tetap menjadi prioritas. Kami juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum agar pemenuhan IPAL di seluruh pasar satelit dapat diselesaikan secara bertahap hingga 2028,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan pasar satelit merupakan bagian dari upaya Pemko Padang menciptakan pusat perdagangan yang bersih, nyaman, dan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di setiap wilayah.

Dengan berbagai pembenahan yang dilakukan, pemerintah berharap pasar-pasar satelit di Kota Padang semakin berkembang dan menjadi penggerak ekonomi lokal yang berdaya saing serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (***)