Derbi Jurnalis: Duel Panas, Gol Tumpah Ruah di Padang

oleh -247 Dilihat
oleh

Padang,Kliksiar—Persaingan dua tim jurnalis di lapangan mini soccer Kota Padang berubah menjadi laga berkelas penuh drama. Enam gol tercipta, emosi berhamburan, dan skor akhir pun berbagi: 3-3.

Sabtu sore, 12 Juli 2025 pukul 16.00 WIB, terik matahari tak menyurutkan semangat dua tim jurnalis yang saling bentrok di salah satu arena mini soccer Kota Padang. Tim Soccer Jurnalis Hitam dan Soccer Jurnalis Biru mempertontonkan duel sengit dan produktif, yang berakhir dengan skor imbang 3-3. Setengah lusin gol lahir dari kaki para pewarta yang siang malam biasa memburu berita—kali ini mereka mencetaknya.

Ulfa dari tim Hitam mencetak dua gol, sementara sang kapten, Deri Oktazulmi, melengkapi dengan satu gol penutup yang menghindarkan timnya dari kekalahan. Di kubu Biru, giliran Redo Jayusman, Boban Yr, dan Roni Barat yang menebar ancaman dan membobol gawang lawan.

Pertandingan berjalan terbuka sejak peluit awal dari wasit Ridho. Biru mengambil inisiatif lewat serangan cepat, menggempur gawang yang dijaga kiper kawakan, M. Arif Pribadi. Tahan banting, sang kiper sempat mematahkan serangkaian peluang hingga lima menit menjelang jeda. Di situlah Redo Jayusman membuka keunggulan lewat sepakan kaki kanannya: 1-0.

Memasuki babak kedua, giliran Hitam yang menyerang, tapi justru Boban Yr dari Biru yang menggandakan keunggulan. Aksi individunya melewati dua pemain lawan menunjukkan kelas seorang pemain veteran, diselesaikan dengan tendangan mendatar ke pojok kanan gawang: 2-0.

Hitam tak tinggal diam. Sepakan Ulfa memperkecil jarak menjadi 2-1, sebelum Biru kembali menjauh lewat gol Roni Barat. Skor 3-1, tapi keunggulan itu tak bertahan lama. Semangat tanding pasukan Hitam kembali menyala. Ulfa mencetak gol kedua yang menyulut adrenalin. Detik-detik terakhir, Deri Oktazulmi memanfaatkan arah bola sepakan kaki kiri Fardianto dan mengubahnya jadi gol penyeimbang: 3-3.

Yose Hendra sempat punya peluang emas untuk Biru lewat titik penalti, tapi tendangannya melambung tinggi di atas mistar. Dengan wajah penuh peluh, Deri dari tim Hitam menyimpulkan, “Ini pertandingan fun sesama jurnalis. Tapi tetap dengan tempo tinggi, dan hasilnya riang gembira, sama-sama bikin tiga gol.” (***)