Fadly Amran Tinjau Jalan Pasir Jambak dan Drainase Pasar Tunggul Hitam

oleh -122 Dilihat
oleh

PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau pembangunan sejumlah infrastruktur jalan dan saluran drainase di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (4/9/2026).

 

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang berjalan sesuai target serta memenuhi standar yang telah ditetapkan.

 

Dalam kunjungan itu, Fadly Amran didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi serta Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri. Lokasi pertama yang ditinjau adalah pembangunan jalan menuju kawasan Pasir Jambak di Kelurahan Pasie Nan Tigo. Setelah itu, rombongan meninjau pembangunan saluran drainase di Pasar Tunggul Hitam, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam.

 

Fadly mengatakan pembangunan jalan menuju Pasir Jambak memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan kawasan sekaligus menunjang aktivitas masyarakat. Menurutnya, jalan tersebut menjadi akses menuju sejumlah objek penting, termasuk perguruan tinggi dan objek wisata Pantai Pasir Jambak.

 

“Kami berharap pembangunan ini dapat dijaga dengan baik oleh masyarakat dan jangan ada bangunan liar. Selain itu, juga akan ada investasi pengembangan yang dapat membuka lapangan pekerjaan melalui pembangunan objek wisata di kawasan Pasir Jambak,” ujar Fadly.

 

Sementara itu, pembangunan drainase di Pasar Tunggul Hitam disebut merupakan bagian dari implementasi Master Plan Drainase Kota Padang, khususnya dalam upaya pengendalian banjir dan genangan.

 

“Kami berharap melalui penataan dan pembangunan saluran drainase ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mengatasi persoalan genangan dan memperlancar aliran air di sekitaran Pasar Tunggul Hitam ini,” katanya.

 

Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri menjelaskan, pembangunan jalan menuju Pasir Jambak memiliki panjang 2,5 kilometer dengan lebar badan jalan 5,5 meter. Jalan tersebut juga dilengkapi bahu jalan masing-masing selebar satu meter.

 

Pembangunan jalan itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dengan nilai pagu anggaran Rp9,6 miliar dan nilai kontrak sekitar Rp9,4 miliar.

 

“Target kami dalam minggu depan jalan Pasir Jambak ini sudah selesai. Progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 95,6 persen, tinggal sekitar 4,4 persen lagi. Saat ini sedang pengecoran bahu jalan, pembuatan marka jalan, Insya Allah, menjelang akhir minggu pekerjaan sudah clear,” ujar Malvi.

 

Menurutnya, pekerjaan jalan tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan September 2026.

 

Sementara itu, pembangunan saluran drainase baru di kawasan Pasar Tunggul Hitam terdiri atas tiga ruas dengan panjang masing-masing 410 meter, 139 meter, dan 45 meter.

 

Malvi menyebut pekerjaan drainase tersebut bersumber dari dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk penanggulangan bencana dengan nilai anggaran Rp1,9 miliar.

 

“Pembangunan drainase ini bersumber dari dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk penanggulangan bencana dengan anggaran sebesar Rp1,9 miliar, dan pengerjaan pembangunannya baru dimulai,” katanya.

 

Pekerjaan drainase tersebut ditargetkan selesai pada 9 Desember 2026. Pemerintah Kota Padang berharap pembangunan tersebut dapat meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar sistem aliran air dan mengurangi potensi genangan di kawasan pasar.