PADANG,KLIKSIAR– Aroma perubahan mulai tercium dari Jalan Rasuna Said. Caretaker KONI Sumatera Barat resmi mengumumkan kesiapan mereka menggelar Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) 2025, ajang penting yang akan menentukan arah baru organisasi olahraga daerah ini. Tak sekadar seremoni, Musprovlub kali ini digadang-gadang sebagai momentum pembenahan total.
Wakil Ketua Caretaker KONI Sumbar, Prof. Syahrial Bakhtiar, tampil percaya diri dalam konferensi pers, Selasa (16/9/2025). Didampingi Wakil Sekretaris Mukti Ali Kusumayadi Putra dan Plt Kadispora Sumbar Dedi Diantolani, Syahrial menegaskan: “Kami tidak jalan sendiri. Semua tahapan kami jalankan sesuai instruksi KONI Pusat, berkolaborasi dengan Dispora. Transparansi bukan pilihan, tapi kewajiban.”
Penunjukan Sekda Provinsi Sumbar, Arry Yuswandy, sebagai penanggung jawab Rakorsi dan Musprovlub, menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah tak ingin sekadar jadi penonton. Rakorsi dijadwalkan 27–28 September, disusul Musprovlub pada 29 September di Aula Gubernur Sumbar pukul 10.00 WIB.
Peserta Musprovlub terdiri dari 16 KONI kabupaten/kota dan 71 pengurus cabang olahraga. Tapi Syahrial mengingatkan, “Yang masa kepengurusannya sudah habis, tidak bisa jadi voters. Ini soal legitimasi.”
Soal calon ketua, syaratnya tak main-main. Kandidat wajib mengantongi dukungan minimal 30 persen dari KONI kabupaten/kota dan 30 persen dari Pengprov cabang olahraga. Artinya, hanya mereka yang punya rekam jejak dan jaringan kuat yang bisa maju.
Plt Kadispora Sumbar, Dedi Diantolani, menyambut baik agenda ini. “Ini bukan sekadar pemilihan ketua. Ini soal masa depan atlet Sumbar. Kita butuh pemimpin yang bukan hanya paham organisasi, tapi juga punya visi pembinaan prestasi.”
Dengan persiapan yang diklaim sudah 99 persen rampung, Caretaker KONI Sumbar optimistis Musprovlub 2025 akan melahirkan pemimpin baru yang tak hanya duduk di kursi, tapi juga mampu berlari membawa olahraga Sumbar ke panggung nasional. (Gusdi Riko)







