Lomba Sekolah Sehat Kota Padang 2026 Masuk Tahap Ekspose, Lima Sekolah Terbaik Tiap Jenjang Dipaparkan

oleh -121 Dilihat
oleh

PADANG — Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Ekspose Penilaian Lomba Sekolah Sehat Berstratifikasi UKS/M Strata Standar Tingkat Kota Padang Tahun 2026.

 

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, tersebut dilaksanakan selama tiga hari, 1 hingga 3 September 2026, dengan peserta dari jenjang TK, SD, dan SMP.

 

Plt Kabag Kesra Setdako Padang, Zul Asfi Lubis, mengatakan ekspose merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian penilaian Lomba Sekolah Sehat. Proses penilaian tidak hanya berlandaskan dokumen dan pemaparan program, tetapi juga akan dilanjutkan dengan verifikasi langsung ke sekolah peserta.

 

“Kita melakukan lomba UKS melalui beberapa kategori, mulai dari dokumen yang kita kumpulkan, lalu kemudian ekspose sekolah-sekolah terbaik. Sebelum kita menentukan mana yang terbaik, kita akan pastikan dulu seluruh ekspose ini selesai dari sekolah-sekolah terbaik di Kota Padang,” ujar Zul Asfi.

 

Rangkaian ekspose diawali dengan jenjang TK pada Selasa (1/9/2026). Lima sekolah yang tampil memaparkan program kesehatan sekolahnya yakni TK Negeri Pembina, TK Kemala Bhayangkari IV, RA Ikhlas, TK Mariana, dan TK Semen Padang.

 

Selanjutnya, pada Rabu (2/9/2026), giliran jenjang SD yang mengikuti ekspose. Lima sekolah yang menjadi perwakilan adalah SDN 20 Indarung, SDN 03 Alai, SDN 15 Padang Sarai, SDN 27 Anak Air, dan SD Islam Al Azhar 32.

 

Sementara untuk jenjang SMP, ekspose dilaksanakan pada Kamis (3/9/2026).

 

Zul Asfi menjelaskan, setelah seluruh peserta menyelesaikan tahap ekspose, tim juri akan melakukan monitoring dan verifikasi langsung ke masing-masing sekolah.

 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen dan program yang dipaparkan dengan kondisi nyata di lapangan.

 

“Baru nanti ada waktunya tim akan turun untuk monitoring ke lapangan, check and balance, apakah sesuai dengan yang disampaikan, apakah faktanya seperti itu adanya,” katanya.

 

Menurutnya, proses berjenjang tersebut diharapkan menghasilkan penilaian yang objektif sekaligus mendorong sekolah untuk terus meningkatkan penerapan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

 

Pemko Padang juga berharap pelaksanaan lomba tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarsekolah, tetapi memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan.

 

“Mudah-mudahan UKS pada tahun ini lebih baik dan juga anak-anak kita lebih bersemangat untuk bisa hidup sehat di lingkungan sekolah masing-masing,” harap Zul Asfi.

 

Kegiatan ekspose tersebut diikuti Tim Juri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Kota Padang serta perwakilan sekolah peserta.