Mengurangi Polusi Lewat Konsep Green City, GRE Kunjungi SMK Negeri 8 Padang

oleh -352 Dilihat
oleh

Padang,Kliksiar— Green Rangers Event (GRE), program dari Kementerian Lingkungan Hidup BEM KM Universitas Andalas, kembali menyapa pelajar Kota Padang dalam rangkaian roadshow lingkungan hidup.

Kegiatan kali ini berlangsung di SMK Negeri 8 Padang pada pukul 08.00 WIB dan dibuka oleh MC bernama Aliya. GRE hadir dengan misi memberikan edukasi langsung kepada pelajar terkait aksi nyata pemeliharaan dan pemulihan lingkungan hidup.

Pemateri bernama Dika membawakan tema “Green City” sebagai pokok diskusi. Ia menjelaskan bahwa Green City adalah konsep tata kota yang berfokus pada aspek-aspek ramah lingkungan. Menurutnya, konsep ini dapat diwujudkan melalui langkah sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, dan mendorong keberadaan ruang terbuka hijau.

Namun, Dika juga mengakui bahwa mewujudkan Green City bukanlah perkara mudah, terutama di Kota Padang yang masih menghadapi berbagai masalah lingkungan seperti polusi udara dari industri dan kendaraan bermotor, serta buruknya manajemen sampah.

Sebagai solusi, ia menekankan pentingnya pembangunan ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai daerah resapan air dan penghasil oksigen. Dika juga mengenalkan penggunaan energi terbarukan—seperti energi air, angin, dan matahari—untuk menggantikan energi fosil yang merusak lingkungan.

Konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle) turut diperkenalkan sebagai pendekatan utama penanganan sampah. Bila diterapkan secara konsisten, konsep ini mampu mengurangi timbunan sampah secara signifikan.

Dalam sesi diskusi, para siswa menunjukkan antusiasme mereka. Saat Dika melempar pertanyaan seputar solusi menuju kota hijau, siswi bernama Afifah menjawab lugas: manajemen sampah yang baik, energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, dan ruang terbuka hijau. Jawaban tersebut mendapat apresiasi langsung dari pemateri.

Sebagai bagian dari kampanye keberlanjutan, GRE juga mengumumkan berbagai kompetisi terbuka untuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum, seperti Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), esai, lomba daur ulang, dan lomba poster lingkungan. Tujuannya adalah menumbuhkan kesadaran serta kreativitas dalam mencari solusi atas isu lingkungan.

Sebagai apresiasi, panitia GRE memberikan voucher yang disponsori oleh Dadar Beredar kepada pelajar yang aktif dalam diskusi. GRE juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada SMK Negeri 8 Padang sebagai bentuk terima kasih atas dukungan terhadap kegiatan edukatif ini. Sertifikat diserahkan langsung oleh Sekretaris Umum GRE, Fathia Muthmaina, kepada guru perwakilan sekolah.

GRE berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan dan membawa semangat keberlanjutan dalam mewujudkan Green City sebagai masa depan yang nyata, bukan sekadar wacana. (***)