Pimpinan DPRD Padang Gelar Safari Ramadan, Salurkan Bantuan untuk Masjid dan Surau

oleh -428 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR — Pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang memanfaatkan momentum Ramadan 1447 H untuk melaksanakan Safari Ramadan ke berbagai masjid dan mushala di Kota Padang. Selain mempererat silaturahmi dengan masyarakat, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan hibah guna mendukung aktivitas keagamaan serta pembinaan generasi muda.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion memimpin Safari Ramadan Tim III Pemerintah Kota Padang di Musalla Nurul Iman, Perumahan Permata Balai Gadang 3, Kelurahan Bungo Pasang, Minggu (1/3).

Dalam kesempatan itu, Muharlion menekankan pentingnya mushala dan masjid sebagai pusat pendidikan agama bagi generasi muda. Menurutnya, keberadaan mushala di lingkungan perumahan dapat menjadi wadah pembentukan karakter anak-anak sekaligus tempat kegiatan keagamaan yang produktif.

“Mushala dan masjid memiliki potensi besar dalam mendidik generasi muda, terutama menghadapi tantangan globalisasi. Dengan adanya mushala ini, anak-anak bisa belajar, beribadah, sekaligus terlindungi dari pengaruh negatif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti program Smart Surau yang digagas Pemerintah Kota Padang. Program ini mendorong anak-anak untuk rutin salat berjamaah dan belajar tahfiz Al-Qur’an setelah pulang sekolah.

Selain itu, Muharlion mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung program pengolahan sampah. Ia optimistis, dengan kerja sama warga, dalam dua hingga tiga tahun ke depan Kota Padang dapat menjadi salah satu kota terbersih di Indonesia.

Muharlion juga mengajak masyarakat untuk taat membayar pajak dan PBB karena kepatuhan warga sangat berpengaruh terhadap kelancaran pembangunan, termasuk fasilitas ibadah.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Baiturrahim, Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo. Dalam kegiatan tersebut ia menyerahkan dana hibah dari APBD Kota Padang sebesar Rp25 juta kepada pengurus masjid.

Mastilizal Aye menyampaikan, Masjid Baiturrahim memiliki sejarah penting bagi masyarakat setempat karena berdiri di atas tanah wakaf dari almarhumah Salmi Lukman, yang sebelumnya merupakan mushala kecil sebelum berkembang menjadi masjid.

“Pembangunan masjid ini tidak lepas dari kerja sama lurah, RT/RW, pemuda dan masyarakat yang bahu-membahu membangunnya. Bantuan ini adalah bentuk apresiasi kepada warga yang telah meramaikan dan menjaga masjid ini,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat bersyukur karena masih dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman, berbeda dengan kondisi di sejumlah wilayah Timur Tengah yang tengah dilanda konflik.

“Kita doakan saudara-saudara kita di Timur Tengah agar diberikan keselamatan dan dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” katanya.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub menyerahkan bantuan melalui anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) untuk Surau Papan Palinggam dan Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan.

Bantuan yang diserahkan masing-masing sebesar Rp50 juta untuk Surau Papan Palinggam dan Rp20 juta untuk Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang.

Osman Ayub mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kegiatan keagamaan sekaligus pembinaan generasi muda, terutama dalam menghadapi persoalan kenakalan remaja.

“Pondok tahfiz menjadi wadah penting bagi remaja untuk mempelajari Al-Qur’an dan kegiatan keagamaan. Karena itu, fasilitas dan programnya perlu kita dukung bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, tanpa dukungan sarana dan prasarana yang memadai, berbagai program pembinaan generasi muda tidak akan berjalan optimal.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Al Kaffah, Kampung Jua Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu (8/3).

Dalam sambutannya, Jupri menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk meningkatkan amal ibadah serta memperkuat kebersamaan masyarakat.

Ia juga menyoroti persoalan kenakalan remaja dan maraknya peredaran narkotika yang mulai menyasar generasi muda di Sumatera Barat.

“Sumbar, khususnya Kota Padang, kini sudah menjadi sasaran peredaran narkotika. Ini harus menjadi peringatan serius bagi kita semua untuk bersama-sama memutus rantai peredarannya,” ujarnya.

Jupri menekankan pentingnya peran orang tua dan ninik mamak dalam adat Minangkabau untuk mengawasi serta membimbing anak kemenakan agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan negatif.

Dalam kegiatan tersebut, Jupri juga menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp25 juta kepada pengurus Masjid Al Kaffah untuk mendukung kegiatan keagamaan dan operasional masjid.

Safari Ramadan pimpinan DPRD Kota Padang ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya generasi muda yang religius, berakhlak, serta menjadikan masjid dan surau sebagai pusat pembinaan umat.

(Adv)