Putra Kandas, Putri Siap Tempur! Harapan Karate Sumbar Kini Bertumpu pada Kumite Wanita

oleh -517 Dilihat
oleh

KUDUS,KLIKSIAR – Langkah karateka putra Sumatera Barat kembali terhenti di hari kedua PON Beladiri II 2025, Jumat (24/10). Dua wakil Ranah Minang gagal menyumbang medali, membuat harapan kini beralih ke sektor putri yang akan berlaga di hari ketiga.

Fadli Sepriyadi sempat memberi harapan di kelas +84 kg putra. Ia melaju hingga semifinal, namun harus mengakui keunggulan karateka tuan rumah, Jawa Tengah. Kesempatan merebut perunggu lewat repechage pun pupus setelah ditaklukkan wakil Riau.

Nasib serupa dialami Farhan Al Amin di kelas -67 kg putra. Ia terhenti di babak kedua usai dikalahkan atlet asal Banten. Dua kekalahan ini membuat sektor putra Sumbar belum mampu menyumbang medali.

Pelatih kepala tim karate Sumbar, Rio Fernando, tak menampik hasil ini di luar ekspektasi. “Anak-anak sudah tampil maksimal, tapi lawan-lawan yang dihadapi memang berat. Ini jadi bahan evaluasi agar besok tampil lebih fokus dan percaya diri,” ujar Rio.

Namun asa belum padam. Sabtu (25/10), tiga karateka putri akan turun di nomor kumite: Aulia Safitri (-50 kg) menghadapi Papua Barat, Aulia Delfa (-68 kg) menunggu pemenang antara Papua dan Aceh, serta Zahratus Syifa (-55 kg) yang akan berhadapan dengan Aceh.

Rio menyebut peluang medali cukup besar dari Aulia Safitri dan Zahratus Syifa. “Aulia pernah meraih perunggu di Kejurnas FORKI 2025, sementara Zahratus Syifa adalah peraih emas Kejuaraan Dunia SKIF 2024 di Thailand. Kami optimis mereka bisa memberi hasil terbaik,” tegasnya, diamini dua pelatih lainnya, Rino Marzuki dan Andi.

Kontingen karate Sumbar menurunkan 10 atlet lima putra dan lima putri di ajang PON Beladiri II 2025. Meski sektor putra belum berbicara, sektor putri kini jadi tumpuan. Sabtu jadi hari penentuan: apakah Tuah Sakato masih punya taring di gelanggang Kudus. (***)