PADANG,KLIKSIAR – Kondisi rumput Stadion H. Agus Salim mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Lapangan yang menjadi markas Semen Padang FC itu dinilai semakin prima setelah beberapa kali dilakukan renovasi, terutama dari sisi kualitas rumput dan sistem drainase.
Stadion yang diresmikan Presiden Soeharto pada 23 Mei 1983 tersebut kini menunjukkan perubahan signifikan. Hal itu terbukti saat Semen Padang FC menjamu Persib Bandung dalam lanjutan Super League pekan ke-26, Senin (5/4) malam. Meski hujan deras mengguyur sepanjang laga, lapangan tetap mulus tanpa genangan air.
Sejumlah warganet turut mengapresiasi kondisi tersebut melalui media sosial. Akun Instagram @cowokperancis menulis, “Walaupun hujan deras selama 90 menit lebih, tidak ada banjir. Pertandingan tetap berjalan dengan baik, itu luar biasa.”
Pujian serupa juga datang dari tim asal Malaysia, PDRM FC, saat menjalani laga uji coba pada November 2024. Mereka mengaku terkesan dengan kualitas rumput dan sistem drainase stadion yang tetap baik meski diguyur hujan.
Di balik keberhasilan itu, ada peran Supomo Hariyadi yang terlibat dalam proses renovasi. Ia menegaskan, hasil yang baik tidak lepas dari pemilihan jenis rumput yang tepat serta perawatan yang konsisten. “Kalau renovasi dilakukan dengan benar, menggunakan rumput terbaik, dan dirawat dengan peralatan memadai, hasilnya pasti bagus,” ujarnya, Senin (6/4).
Saat ini, Stadion Agus Salim dikelola oleh Kabau Sirah Production (KSP) sebagai home base Semen Padang FC di kompetisi Super League musim 2025/2026. Direktur KSP, Renol Fadhli, menyebut capaian tersebut merupakan buah kerja keras tim dalam menjaga fasilitas stadion.
“Alhamdulillah, ini hasil dari komitmen kami merawat sarana olahraga ini,” kata Renol. Namun ia menegaskan, pihaknya tidak ingin cepat puas. “Masih banyak yang harus diperbaiki. Yang terpenting kami tetap berkomitmen untuk merawat stadion ini,” tutupnya. (*)









