PSO Kereta Api 2025: Dorong Akses Transportasi Merata dan Berkelanjutan

oleh -474 Dilihat
oleh

Padang,Kliksiar– PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan terus memperluas akses transportasi berbasis rel melalui skema tarif bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO). Tahun 2025, PSO diproyeksikan melayani lebih dari 421 juta pelanggan di seluruh wilayah operasional KAI, sebagai bukti nyata hadirnya negara menjamin hak mobilitas masyarakat yang terjangkau, merata, dan berkelanjutan.

PSO adalah dukungan konkret dari pemerintah melalui DJKA Kemenhub dan KAI Group untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat luas. Ini bukan sekadar subsidi, tapi solusi bagi keadilan akses transportasi, ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, Jumat 23 Mei.

Tren pelanggan kereta api bersubsidi terus meningkat dalam lima tahun terakhir:

– 2021: 145 juta pelanggan

– 2022: 255 juta pelanggan

– 2023: 347 juta pelanggan

– 2024: 427 juta pelanggan

– 2025 (proyeksi): 421 juta pelanggan

– Total kumulatif 2021–2025: 1,59 miliar pelanggan

Di wilayah Divre II Sumbar, jumlah pelanggan PSO juga mengalami peningkatan:

– 2021: 506.906 pelanggan

– 2022: 1.022.739 pelanggan

– 2023: 1.609.286 pelanggan

– 2024: 1.697.958 pelanggan

Pertumbuhan ini tidak lepas dari peran strategis DJKA sebagai penyusun kebijakan, pengawas layanan, dan pengalokasi anggaran PSO secara berkelanjutan.

Data ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat beralih ke kereta api karena tarifnya terjangkau, jadwalnya tepat waktu, dan mendukung transisi ke transportasi rendah emisi, tambah Reza.

Hingga April 2025, KAI Divre II Sumbar mencatat pertumbuhan positif dengan 623.303 pelanggan, naik 13,27 persen dibanding periode yang sama tahun lalu 550.259 pelanggan.

PSO harus dilihat sebagai investasi masa depan yang berkelanjutan. KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus bersinergi lintas sektor agar kereta api semakin menjadi andalan—lebih aman, efisien, inklusif, dan ramah lingkungan, tutup Reza.

(***)