GEBU Minang Promosikan UMKM dan Budaya Ranah Minang di Festival Internasional Sarawak

oleh -38 Dilihat
oleh

MALAYSIA,KLIKSIAR   — Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (GEBU Minang) kembali membawa misi promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta budaya Minangkabau ke panggung internasional melalui keikutsertaannya pada Taste of Borneo Cultural Carnival (TOBC) 4.0 yang berlangsung di Miri, Sarawak, Malaysia, pada 1–12 Juli 2026.

Keikutsertaan GEBU Minang merupakan bagian dari upaya memperluas akses pasar internasional bagi produk unggulan Sumatera Barat sekaligus memperkuat diplomasi budaya Indonesia. Partisipasi tersebut mendapat dukungan dan fasilitasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching serta berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Sumatera Barat.

Sebanyak tujuh pelaku UMKM asal Sumbar diberangkatkan mengikuti pameran internasional tersebut dengan membawa sekitar 2,5 kuintal produk unggulan. Produk yang dipamerkan meliputi rendang, aneka makanan olahan khas Minangkabau, kopi, rempah-rempah, wastra, hingga berbagai kerajinan tangan yang mencerminkan identitas budaya Ranah Minang.

TOBC 4.0 merupakan festival budaya dan kuliner internasional yang diikuti peserta dari Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, dan Tiongkok. Ajang ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan produk UMKM, budaya, serta potensi pariwisata kepada masyarakat internasional sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis lintas negara.

Booth GEBU Minang tidak hanya menjadi tempat promosi dan penjualan produk, tetapi juga dikemas sebagai etalase ekonomi kreatif yang menghadirkan pengalaman budaya Minangkabau melalui interaksi langsung dengan pengunjung.

Selain membawa misi ekonomi, GEBU Minang juga memperkenalkan kekayaan seni budaya melalui penampilan Sanggar Tari Rumah Pintar Panyakalan, Solok, yang merupakan binaan GEBU Minang. Selama festival berlangsung, sanggar tersebut menampilkan berbagai tari tradisional Minangkabau sebagai bagian dari upaya memperkenalkan nilai-nilai budaya yang sarat filosofi dan kearifan lokal kepada masyarakat dunia.

Ketua Umum DPP GEBU Minang, H. Oesman Sapta Odang, dalam sambutan tertulisnya mengatakan, keikutsertaan GEBU Minang pada TOBC 4.0 merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM sekaligus memperluas diplomasi budaya Indonesia.

“Minangkabau memiliki kekayaan budaya dan produk unggulan yang berdaya saing tinggi. Melalui ajang internasional ini, kita ingin membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM, memperkenalkan identitas budaya Minangkabau kepada dunia, sekaligus memperkuat citra positif Indonesia sebagai bangsa yang kaya budaya, kreativitas, dan semangat kewirausahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Delegasi GEBU Minang, Liza Mustafa Abubakar, mengatakan partisipasi pada TOBC 4.0 tidak semata-mata berorientasi pada penjualan produk selama pameran berlangsung. Menurutnya, keikutsertaan tersebut juga diarahkan untuk membangun jejaring bisnis jangka panjang dengan calon pembeli, distributor, investor, serta mitra usaha dari berbagai negara.

“Kami berharap kehadiran GEBU Minang di TOBC 4.0 mampu membuka peluang ekspor, memperluas kemitraan usaha, meningkatkan investasi, sekaligus mendorong semakin banyak wisatawan mancanegara mengenal dan berkunjung ke Sumatera Barat,” katanya.

GEBU Minang optimistis sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, diaspora Minangkabau, dan seluruh pemangku kepentingan akan semakin memperkuat posisi produk lokal di pasar global. Dengan mengusung semangat ‘Dari Ranah Minang untuk Dunia’, organisasi tersebut terus berkomitmen memperluas jejaring perdagangan internasional, memberdayakan UMKM, serta menjaga kelestarian budaya Minangkabau sebagai warisan bangsa yang membanggakan Indonesia di mata dunia. (*)