Parlemen

Perda AKB Dilanggar, Petugas Resmi Tak Berikan Sanksi Kepada Peserta Aksi

0
Spread the love

PADANG – Tampaknya pemerintah Provinsi Sumatera Barat sudah resmi menerapkan Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19. Malah dilanggaar oleh beberapa peserta aksi demo di DPRD Sumbar terkait tuntutan dicabut omnibus law cipta kerja yang sudah disahkan beberapa waktu lalu.

“Saya rasa perda AKB tak efektif dan sia- sia saja, sudah bersuluh mata rang rami begalanggang mata orang banyak, peserta aksi tampak melanggar Perda tersebut,” ujar djon Firman di Padang, Rabu, 7 oktober 2020.

Menurut Djon Firman, perda AKB jelas- jelas mengingatkan dan untuk menerapkan, agar masyarakat memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan mandi.

“Kita heran sedikitlah, kepada anak- anak saya ini, semua corong atau wadah untuk melakukan upaya hukum sudab ada dan disediakan, maka lebih baik upaya tersebut dilakukan,” ujar Djon Firman yang akrab disapa Joni Kalong.

Dijelaskan Djon Firman, apakah ada petugas resmi memberikan saksi administratif, denda hingga kurungan penjara, jika barang siapa pelanggar perda ini.

“Jangan tebang pilihlah, Perda dibahas dan dibuat menggunakan uang negara, maka terapkanlah, jangan ngawurlah,” ujar Djon Firman sembari menghisap rokoknya. (*)

Facebook Comments

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Parlemen