Skybridge BIM Kembali Beroperasi, KAI Divre II Sumbar Dorong Integrasi Transportasi

oleh -744 Dilihat
oleh

Padang Pariaman,Kliksiar– Setelah sempat terhenti akibat pandemi, Skybridge Bandara Internasional Minangkabau (BIM) kembali dioperasikan pada 1 Juni 2025. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat bersama PT Angkasa Pura Indonesia mengaktifkan kembali fasilitas ini untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan penumpang.

Skybridge sepanjang 136 meter ini menghubungkan langsung Stasiun KA Bandara Minangkabau dengan Terminal Keberangkatan dan Kedatangan BIM. Kini, fasilitas ini hadir dengan desain modern yang dilengkapi eskalator, lift, serta akses ramah disabilitas guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan aman.

KAI Divre II Sumbar mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan KA Minangkabau Ekspres sebagai moda transportasi yang efisien dan bebas hambatan. Dengan waktu tempuh sekitar 40 menit dari Kota Padang ke BIM, kereta ini menawarkan alternatif perjalanan yang hemat waktu dan nyaman bagi penumpang.

Kepala KAI Divisi Regional II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan, menyatakan bahwa pengoperasian kembali Skybridge BIM memberikan kemudahan bagi penumpang dalam berpindah moda transportasi. Ia berharap masyarakat beralih ke kereta api sebagai solusi perjalanan yang lebih cepat dan aman.

Skybridge ini sebelumnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 21 Mei 2018 sebagai bagian dari proyek integrasi transportasi antara bandara dan kereta api di Sumatera Barat. Namun, penggunaannya sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 yang menyebabkan minimnya aktivitas penerbangan di BIM.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia, Dony Subardono, menjelaskan bahwa pengoperasian kembali Skybridge BIM dirancang dengan konsep modern dan ramah lingkungan. Ia menambahkan bahwa fasilitas ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan Bandara Internasional Minangkabau dan diharapkan dapat mendukung pertumbuhan pariwisata Sumatera Barat.

Dengan beroperasinya kembali Skybridge BIM, konektivitas transportasi publik semakin meningkat, memberikan kemudahan bagi penumpang yang akan melakukan perjalanan menuju atau dari Bandara Internasional Minangkabau.

(***)