Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Pemimpin Masa Depan Harus Pahami Agama, Adat, dan Budaya

oleh -894 Dilihat
oleh

Payakumbuh,Kliksiar— Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menekankan pentingnya pemahaman terhadap nilai-nilai agama, adat, dan budaya sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter pemimpin masa depan. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS SMK se-Kota Payakumbuh yang digelar di Aula SMK Negeri 1 Payakumbuh, Sabtu (2/8).

Muhidi menyatakan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya soal kemampuan manajerial dan intelektual, melainkan harus berakar pada nilai-nilai luhur masyarakat.

“Kepemimpinan yang baik harus dilandasi oleh nilai agama, serta pemahaman terhadap adat dan budaya. Ini sangat penting, apalagi di Minangkabau yang menjunjung filosofi ‘Alam Takambang Jadi Guru’,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pelajar bahwa calon pemimpin masa depan harus menanamkan tiga nilai utama: kejujuran, kedisiplinan, dan penghormatan kepada orang tua (birrul walidain). Menurutnya, ketiga nilai ini akan membentuk pribadi yang amanah dan tangguh.

Sementara itu, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Ariswan, menyampaikan bahwa LDK bertujuan membentuk karakter dan soft skill siswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan sosial.

“Kami ingin siswa SMK tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan komunikasi, dan tanggung jawab sosial,” jelasnya.

Kegiatan LDK ini diikuti oleh perwakilan OSIS dari seluruh SMK di Kota Payakumbuh, yang diisi dengan pelatihan, diskusi, dan simulasi kepemimpinan. Antusiasme peserta menunjukkan kesiapan generasi muda untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan berlandaskan kearifan

Berikut ini versi yang telah diedit dari berita tersebut dengan gaya bahasa yang lebih ringkas dan lancar, namun tetap menjaga inti informasi:

*Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Pemimpin Masa Depan Harus Pahami Agama, Adat, dan Budaya*

_Payakumbuh, 2 Agustus 2025_ — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menekankan pentingnya pemahaman terhadap nilai-nilai agama, adat, dan budaya sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter pemimpin masa depan. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS SMK se-Kota Payakumbuh yang digelar di Aula SMK Negeri 1 Payakumbuh, Sabtu (2/8).

Muhidi menyatakan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya soal kemampuan manajerial dan intelektual, melainkan harus berakar pada nilai-nilai luhur masyarakat.

> “Kepemimpinan yang baik harus dilandasi oleh nilai agama, serta pemahaman terhadap adat dan budaya. Ini sangat penting, apalagi di Minangkabau yang menjunjung filosofi ‘Alam Takambang Jadi Guru’,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pelajar bahwa calon pemimpin masa depan harus menanamkan tiga nilai utama: kejujuran, kedisiplinan, dan penghormatan kepada orang tua (birrul walidain). Menurutnya, ketiga nilai ini akan membentuk pribadi yang amanah dan tangguh.

Sementara itu, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Ariswan, menyampaikan bahwa LDK bertujuan membentuk karakter dan soft skill siswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan sosial.

> “Kami ingin siswa SMK tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan komunikasi, dan tanggung jawab sosial,” jelasnya.

Kegiatan LDK ini diikuti oleh perwakilan OSIS dari seluruh SMK di Kota Payakumbuh, yang diisi dengan pelatihan, diskusi, dan simulasi kepemimpinan. Antusiasme peserta menunjukkan kesiapan generasi muda untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan berlandaskan kearifan lokal. (***)