Muhidi: Jangan Jadi Penonton, Bangun Sumbar dengan Kerja Nyata

oleh -460 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR— Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, tak ingin daerahnya hanya jadi penonton dalam panggung besar pembangunan nasional. Dalam sidang paripurna istimewa DPRD Sumbar, Jumat (15/8/2025), Muhidi menggelorakan ajakan: semua komponen harus bersatu, bersinergi, dan bergerak cepat membangun Sumbar yang sejahtera, unggul, dan berkeadilan.

Sidang yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Sumbar itu menjadi momen reflektif sekaligus momentum politik. Disiarkan langsung dari Gedung MPR/DPR/DPD RI, pidato Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan utama. Presiden memaparkan capaian delapan bulan pemerintahannya pertumbuhan ekonomi 5,2 persen, pengalihan anggaran Rp300 triliun untuk kebutuhan dasar rakyat, dan program makan bergizi gratis bagi 20 juta anak dan ibu hamil.

Muhidi menyimak, mencatat, dan menanggapi. Menurutnya, pidato Presiden bukan sekadar laporan, tapi panggilan untuk bertindak. “Pesan Presiden sangat relevan dengan semangat HUT ke-80 RI. Kita di Sumbar harus menjawabnya dengan kerja nyata, bukan hanya seremoni,” tegas Muhidi.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan elemen masyarakat. “Keberhasilan pembangunan nasional tak akan berarti jika daerah tertinggal. Kita harus kompak, program pembangunan harus menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” ujarnya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, dan instansi vertikal turut hadir. Mereka menyimak, tapi Muhidi mengingatkan: menyimak saja tak cukup.

“Semangat kemerdekaan bukan hanya soal bendera dan lagu. Ini soal keberanian mengambil peran. Jangan jadi penonton, jadilah bagian dari solusi,” tandasnya.

Sidang ditutup dengan lagu Padamu Negeri. Tapi bagi Muhidi, penutupan bukan akhir. Ia ingin itu jadi pembuka babak baru Sumbar yang bangkit dan bergerak. (***)