Pimpinan DPRD Padang Turun Reses, Infrastruktur Jadi Keluhan Utama

oleh -303 Dilihat
oleh

PADANG,KLIKSIAR – Memasuki masa sidang ketiga tahun 2026, jajaran pimpinan DPRD Kota Padang turun ke daerah pemilihan masing-masing untuk menjemput aspirasi masyarakat. Reses yang digelar Senin (4/5) dipimpin Ketua DPRD Kota Padang Muharlion bersama Wakil Ketua Mastilizal Aye, Osman Ayub dan Jupri.

Dalam pertemuan maraton tersebut, warga banyak menyampaikan persoalan infrastruktur dasar. Mulai dari penanggulangan banjir, perbaikan drainase, akses jalan darurat, hingga fasilitas umum.

Jalur Evakuasi di Dadok Tunggul Hitam

Ketua DPRD Muharlion melaksanakan reses di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah. Wilayah ini rawan genangan air sehingga warga menekankan pentingnya jalur evakuasi alternatif.

Menurut Muharlion, selama ini warga hanya bergantung pada Jalan DPR yang padat. Ia menawarkan solusi dengan membuka akses Jalan Heler yang tembus ke Bypass Aia Pacah. “Jika jalur ini diperbaiki dan dibangun jembatan, akan mengurai kemacetan sekaligus jadi jalur evakuasi efektif,” ujarnya.

Selain itu, warga juga mengusulkan betonisasi jalan lingkungan, perbaikan drainase, renovasi musala dan masjid, dukungan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT), serta pembangunan gedung PAUD Terintegrasi. Sebagian usulan sudah masuk APBD 2026, sisanya akan diperjuangkan lewat APBD Perubahan atau APBD 2027.

Drainase Banda Gadang Segera Dikerjakan

Wakil Ketua DPRD Mastilizal Aye menggelar reses di Perumahan Banda Gadang Permai, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo. Kawasan ini masih terdampak banjir bandang, bahkan hujan setengah jam saja sudah membuat air masuk rumah warga.

Mastilizal langsung membawa Dinas Perkim dan konsultan perencana ke lokasi. “Besok konsultan bersama Perkim akan survei. Insyaallah akhir Juni pengerjaan drainase sudah dimulai,” tegasnya.

Reses tersebut juga dihadiri Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z. Latif yang menyalurkan bantuan pakaian dan susu formula untuk 60 KK terdampak banjir.

Osman Ayub Wujudkan Bantuan Pondok Tahfiz

Wakil Ketua DPRD Osman Ayub turun reses di Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Minggu (3/5). Ia meninjau gotong royong warga merenovasi Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang.

Pengurus masjid mengusulkan pembangunan atap kanopi dari tangga lantai dasar ke teras lantai dua. Osman meminta proposal segera dibuat agar bisa diperjuangkan lewat pokir di APBD Perubahan 2026 atau 2027.

Sebelumnya, bantuan pokir Rp20 juta untuk renovasi pondok tahfiz sudah direalisasikan Ramadan lalu. Camat Padang Selatan Wilman Muchtar mengapresiasi langkah tersebut karena sejalan dengan program unggulan Pemko Padang, yakni Smart Surau dan Subuh Mubarokah.

Jupri Jawab Keluhan Warga Tanjung Saba Pitameh

Di Musala Nurul Yaqin RW II Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Wakil Ketua DPRD Jupri menyerap aspirasi warga.

Keluhan utama berupa jalan rusak, drainase tersumbat, serta matinya lampu PJU di sejumlah titik yang menimbulkan kerawanan malam hari. Warga juga meminta bantuan perbaikan musala dan dana kongsi kematian.

Jupri berjanji memperjuangkan aspirasi tersebut melalui koordinasi dengan dinas terkait. “Reses ini agenda rutin untuk mendengar langsung masukan masyarakat demi kemajuan Kota Padang,” katanya.

Sinergi Legislatif dan Eksekutif

Dengan turunnya pimpinan DPRD ke lapangan, diharapkan sinergi antara legislatif dan eksekutif semakin cepat dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.  (Adv)