Irsyad Syafar Serap Aspirasi Pendidikan dan Sosial di Nagari Simalanggang

oleh -693 Dilihat
oleh

LIMA PULUH KOTA – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Syafar, menggelar reses perseorangan masa sidang ketiga tahun 2025–2026 pada Sabtu (26/7) di SD IT AR Risalah, Nagari Simalanggang. Dalam kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, wali murid, tenaga pendidik, dan perwakilan nagari, sejumlah aspirasi mencuat, terutama terkait penguatan pendidikan dan kekhawatiran terhadap masalah sosial.

Kepala Sekolah SD IT AR Risalah, Fauzul Azim, M.Pd., mengapresiasi perhatian Irsyad atas usulan pembangunan jalan lingkungan (rabatan beton) menuju sekolah yang akan direalisasikan tahun ini. Ia berharap dukungan berkelanjutan untuk sarana fisik dan pengembangan program pendidikan.

Tokoh masyarakat Eddi Rusydi menyoroti pentingnya dukungan nyata DPRD dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan warga. Permintaan akses beasiswa bagi siswa berprestasi namun kurang mampu juga disampaikan oleh Sri Melta.

Agenda reses menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan keresahan sosial. Salah satu warga, Muhammad Ger, menyoroti maraknya penyakit masyarakat seperti judi, perilaku menyimpang, dan lemahnya kontrol sosial terhadap generasi muda. Ia berharap DPRD dan pemerintah turun tangan melalui regulasi dan edukasi berbasis akar persoalan.

Isu lain datang dari Buk Ade yang mengkritisi praktik tari di sekolah yang dinilai tidak sesuai dengan syariat Islam dan budaya Minangkabau, seperti siswa laki-laki dan perempuan berpegangan tangan dalam satu pertunjukan.

Menanggapi berbagai aspirasi, Irsyad menyatakan komitmen untuk menindaklanjutinya sesuai kewenangannya. Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter dan penguatan moral anak bangsa, serta peran sekolah rakyat sebagai benteng akhlak dan intelektual.

“Masalah sosial harus kita hadapi bersama melalui penguatan keluarga, pendidikan, dan lingkungan sosial,” tegas Irsyad. Ia juga membuka ruang konsultasi bagi masyarakat di luar masa reses demi pembangunan yang lebih terarah. (***)