Diam Seribu Kata, Fiona Handayani Akhirnya Hadir di Kejagung Terkait Kasus Chromebook

oleh -874 Dilihat
oleh

Jakarta,Kliksiar— Setelah sempat absen dari panggilan sebelumnya, mantan staf khusus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi era Nadiem Makarim, Fiona Handayani, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Agung pada Selasa, 10 Juni 2025.

Fiona tiba di Gedung Bundar Kejagung sekitar pukul 09.35 WIB dengan pengawalan tiga orang yang diduga merupakan tim pendamping hukumnya. Mengenakan pakaian formal dan raut wajah tenang, Fiona memilih bungkam saat dicecar pertanyaan oleh awak media. Ia hanya melemparkan senyum singkat sebelum memasuki ruang pemeriksaan.

Pemeriksaan ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan sistem Chromebook untuk program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek. Fiona disebut-sebut memiliki peran strategis dalam tim teknologi kementerian saat proyek tersebut berlangsung.

Sebelumnya, pada pagi hari yang sama, mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menggelar konferensi pers bersama pengacara ternama Hotman Paris Hutapea di The Dharmawangsa Jakarta. Dalam pernyataannya, Nadiem menegaskan bahwa proses pengadaan telah mengikuti prosedur yang berlaku dan melibatkan berbagai lembaga pengawas.

Kehadiran Fiona di Kejagung menjadi sorotan publik, mengingat statusnya sebagai salah satu dari tiga mantan staf khusus yang telah dicegah bepergian ke luar negeri oleh Kejagung. Pemeriksaan ini diharapkan dapat mengungkap lebih jauh peran masing-masing pihak dalam proyek senilai hampir Rp10 triliun tersebut. (***)